Kesalahan yang Dilakukan Wirausaha Baru

Menjadi seorang wirausaha sangat identik dengan sebuah pembelajaran yang tiada henti. Termasuk juga belajar dari berbagai macam kesalahan-kesalahan yang biasanya tanpa sadar dilakukan oleh wirausaha baru. Membangun sebuah bisnis dari nol jelas bukan sebuah tugas yang mudah.

Sebagai seorang wirausahawan, Anda nantinya akan membuat banyak sekali kesalahan dan menghadapi sebuah kegagalan di sepanjang jalan. Kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh seorang wirausahawan baru yang pada akhirnya membuat peluang usahanya gagal dan hal ini harus segera dimengerti. Bukan masalah besar selama Anda sudah siap untuk belajar dari kesalahan Anda dan mencoba untuk bisa menghindarinya di masa depan. Begitulah cara kebanyakan pengusaha belajar dan juga tumbuh.

Kesalahan yang Dilakukan Wirausaha Baru

Tetapi begitu Anda berada di dalam sebuah permainan bisnis, Anda tidak bisa membuat kesalahan terus-menerus terjadi. Anda harus bermain nyata dan juga cerdas, untuk dapat memenangkan keunggulan kompetitif atas orang lain. Maka karena itu, Anda harus menyadari beberapa kesalahan kewirausahaan agen s128 yang fatal yang dapat merusak bisnis Anda! Nah berikut ini akan dibahas beberapa kesalahan wirausaha yang paling sering membuat peluang usahanya gagal.

Terlalu percaya insting

Banyak seorang wirausaha yang terlalu percaya insting ketika membuat sebuah keputusan. Padahal meskipun menjadi wirausaha itu adalah sebuah hal yang penuh dengan resiko, tetap ada pertimbangan yang harus dilakukan. Jadi jangan ragu untuk berkonsultasi dengan yang halus dari pada anda terus-terusan nekat mempercayai insting anda tersebut.

Terlambat merilis produk

Sebaik apapun sebuah sebuah ide, jika perilisannya cukup lambat biasanya justru sulit untuk bisa mencapai sebuah kesuksesan. Coba ciptakan sebuah produk, lempar ke pasaran, dan perbaiki jika ada sebuah kekurangan. Terlalu lama menyempurnakan suatu hal di awal usaha belum tentu nantinya akan memberi dampak yang baik.

Tidak tahu kapan harus berubah

Jika merasa ada produk anda yang kurang diminati, jangan ragu untuk kemudian mengubah dan mengembangkannya menjadi produk yang lebih baik. Sebab bertahan pada satu hal saja belum tentu dapat membawa anda menuju sebuah kesuksesan bagi para wirausaha.

Tak mau mendengar nasihat

Sehebat apapun seorang wirausaha, mereka tetap perlu mendengar berbagai macam nasihat dan juga masukan dari orang lain. Sebaliknya, terlalu mendengar nasihat dan memakannya secara mentah-mentah, hal itu juga akan kurang baik. Jadi sebaiknya dengar nasihat secukupnya jika memang anda sedang ragu dengan keputusan sendiri yang kan anda ambil dalam memulai sebuah usaha.

Tidak punya strategi pemasaran

Sekecil apapun usaha yang nantinya akan anda bangun, strategi pemasaran itu tetap menjadi sebuah hal yang penting dan perlu disusun dengan baik. Sebab bukan tidak mungkin usaha kecil tersebut nantinya akan bisa menjadi besar karena sistem pemasaran yang tidak baik.

Menyepelekan pelanggan

Tidak peduli sebagus apapun produk yang nantinya anda ciptakan, wirausaha akan menemui semua kehancuran jika mempunyai sebuah sikap sombong dan tidak menghargai pelanggan. Jadi jangan sepelekan pendapat dan juga masukan dari pelanggan demi kemajuan produk anda nantinya.

Tidak memperlebar jaringan

Sama seperti kesalahan yang sebelumnya, tidak memperlebar jaringan juga sebaiknya tidak dilakukan. Pasalnya jaringan adalah salah satu dari jalan wirausaha untuk anda bisa mengembangkan usahanya dengan lebih baik dan juga lebih maksimal.

Mempekerjakan orang yang salah

Mencari karyawan yang terbaik tidak selalu benar. Karena terkadang kumpulan karyawan biasa saja bisa menjadi sebuah tim terbaik, bukan hanya individunya saja yang harus memiliki kemampuan hebat.

Kesalahan Mental

Hal yang paling umum dihadapi adalah sebuah ketakutan, demikian juga yang diungkapkan Pendiri High Fidelity Philip Rosedale. Ketakutan sangat erat kaitannya dengan bagaimana mental seseorang menghadapi sebuah hal. Dalam bisnis seringkali ketakutan juga dikaitkan dengan bagaimana seseorang pada akhirnya berhasil memutuskan untuk melakukan manuver. Rata-rata orang terlalu khawatir tentang risiko dan juga kompetisi yang nantinya harus dihadapi.

Terkait ketakutan tersebut, Pendiri Grindr Scott Lewalen juga mengatakan bahwa penting bagi setiap orang yang nantinya akan melakukan usaha untuk membiarkan apa yang diyakini atau pendapat pribadi menjadi sebuah tujuan, karena ini akan menguatkan mental dan segala keputusan yang nantinya ada akan lebih mudah untuk dapat ditentukan.

Kurangnya umpan balik dari pelanggan

Bisnis yang paling sukses adalah sebuah pencarian umpan balik dari pelanggan secara konstan. Umpan balik ini yang nantinya bisa sangat penting, karena memberikan berbagai informasi penting tentang apa yang akan anda lakukan itu benar atau apa yang anda lakukan itu salah.

Setiap bisnis harus meminta umpan balik tentang produk atau tentang layanan yang mereka berikan. Idealnya, umpan balik paling berharga setelah penjualan produk atau layanan yang diberikan. Umpan balik dari klien yang cukup tepat waktu dapat membuat bisnis anda untuk melakukan perbaikan secepat mungkin, agar mencegah hilangnya pendapatan karna pesain baru.

Terlalu banyak staf

Bisnis yang sukses biasanya menjaga tingkat kepegawaian karyawan di dalam taraf minimum, bahkan selama fase pertumbuhan. Sebagai gantinya, mereka akan bergantung pada kelompok inti yang terdiri dari staf yang sangat sangat kompeten dan terbukti melakukan penjualan 80%, dan mengisi kesenjangan sebanyak 20% dengan karyawan musiman, karyawan paruh waktu, atau para kontraktor luar.

Gagal mengikuti pesaing

Bisnis yang sukses disesuaikan dengan industri yang akan mereka tuju. Pesaing secara konsisten membaca majalah atau blog industri mereka untuk tren dan juga peluang industri. Dengan begitu para pesaing terus-menerus dalam mode “perbaikan diri”, dan selalu meningkatkan atau memperluas produk inti mereka untuk dapat mencocokkan atau melampaui para pesaing lainnya.

Mudah frustasi

Memiliki sebuah bisnis sendiri berarti Anda juga harus siap menghadapi kondisi ketidakpastian yang ada di dalam dunia bisnis. Berbeda dengan saat menjadi karyawan yang bekerja di dalam sebuah sistem yang memang sudah jadi. Menjadi seorang pebisnis berarti Andalah yang nantinya harus menciptakan sistem itu, merawat dan mengembangkannya agar roda bisnis tersebut terus berjalan.

Kurang jaringan bisnis

Pada akhirnya, sebuah kesuksesan tergantung pada orang-orang yang nantinya Anda kenal. Jika Anda tak pernah bicara dengan konsumen dan parah juga ahli industri, maka Anda nantinya akan dengan mudah kehilangan berbagai macam peluang usaha yang anda jalani. Memperluas sebuah jaringan tentunya harus masuk ke dalam daftar yang nantinya harus anda lakukan. Sebagai seorang entrepreneur, Anda juga harus mengenal dan juga harus dikenal banyak orang.

Itulah beberapa kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh para wirausahawan baru dalam merintis usahanya. Seberat apapun anda jadi wirausaha, jangan pernah anda menyerah, memulai sebuah usaha atau bisnis artinya anda sudah siap dengan berbagai macam resiko dan yang akan anda hadapi di depan nanti. Semua yang akan terjadi adalah pembelajaran yang berharga untuk anda dan juga untuk bisnis anda. Selamat mencoba!